Ratu Eka Bkj

Tiada Nafas Tanpa Perjuangan Humanis

Breaking

Wednesday, April 15, 2020

Kenapa Kadang Kita Kaya, Terkadang Kita Miskin?



Motivator_@Ratu Eka Bkj

Di era kontemporer ini sulit mengklasifikasikan strata sosial. Karena, yang kita nilai miskin ternyata mampu. Yang kita nilai mampu, ternyata kekurangan. Atau, justru kita kadang kaya dan kadang miskin? 

Contoh = Kisah saya dan beberapa teman yang pernah saya jumpai. Kami memiliki laptop, smartphone, tidur di tempat yang ber-AC, kadang juga bisa menghadiri workshop yang harganya hingga 3 juta. Tapi anehnya, kami juga terkadang menemui bulan dimana selama 1 hari, 2 hari, bahkan 1 minggu harus tidak makan dan menahan lapar. Bahkan hanya minum air mentah. 

Dulu saya pikir, hanya saya yang mengalami demikian. Namun ternyata salah, saya menjumpai  banyak juga teman sebaya yang mengalami kisah seperti itu. Ada mereka yang Web Developer, Cyberpreneur, Content Writer, SEO,  YouTuber, Influencer, Blogger, Designer Grafis, Penulis, Staf/Karyawan, Pegawai, Peneliti, Guru, Olshop, dan lain-lain. 

Apa yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi campuran seperti itu, kadang mampu bahkan lebih, kadang kekurangan?

Analisa saya khusus untuk Pengusaha adalah, ini disebabkan trend harga market yang berbeda. Dimana banyak harga pasaran yang dulu hanya bekerja sedikit, tapi dapat untung banyak sehingga tidak memiliki problem untuk hari selanjutnya. Sedangkan era sekarang, Pengusaha dituntut produksi lebih banyak dan lebih bagus namun dengan harga yang murah dan untung ngepres (Pas-pasan).

Analisa saya khusus buat pekerja, karena banyak pekerja hari ini yang satu orang harus  banyak skill dan sektor sehingga tidak fokus. Serta, porsi jam kerja yang semakin banyak dan padet. Namun, gaji tetap pas-pasan dan tidak memenuhi gaya hidup.

Lalu, bagaimana solusinya?
Dunia harus berani membuat standar harga yang tinggi dengan kualitas produksi terbaik dari Pengusaha, serta pekerja ditetapkan sebagai profesional yang per orang hanya memegang satu keahlian dengan jam kerja lebih banyak tapi gaji layak dan menjamin.
Customer harus berani merubah mindset untuk tidak mengharapkan harga murah, karena ini akan merusak ekonomi dunia. Customer harus mulai berani berfikir untuk maju bersama.
Sehingga, kita semuanya kerja banyak dan pendapatan banyak pula serta berkualitas. Tidak dikejar produksi, namun standard kelayakan harga tidak diperhatikan.


DUKUNG SITUS INI YA PEMIRSA, SUPAYA KAMI SEMANGAT UPLOAD CONTENT DAN BERBAGI ILMU SERTA MANFAAT.

DONASI DAPAT MELALUI BERIKUT INI =

0177-01-042715-50-9

EKA APRILIA.... BRI...

0895367203860

EKA APRILIA, OVO


4 comments:

  1. Replies
    1. Alkhamdulillahirrobbil'alamin, terimakasih gan🤩🤝

      Delete
  2. Kalau menurut saya karena manajemen uang si yg utama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kalau faktor personal gan, masalahnya saat ini banyak yang mengalami problem ekonomi sejak tahun 2019 inflasi terhadap mata uang semakin parah.
      So, tidak mungkin hanya faktor personal namun juga perlu-nya menangani faktor kolektif atau eksternal.

      Delete