Ratu Eka Bkj

Tiada Nafas Tanpa Perjuangan Humanis

Breaking

Monday, March 16, 2020

Hargailah Profesimu, Bila Kamu Ingin Sukses!



Motivator_@Ratu Eka Bkj


Kenapa sih banyak Pemuda-Pemudi harus malu menyebutkan profesinya?
Katanya pengen sukses, ingin dihormati orang lain. Tapi kamunya, tidak mau menghargai dirimu sendiri dan kerja kerasmu.
Ada 3 kisah teman saya yang sebenarnya dia punya profesi, tapi setiap ditanya orang dia seolah-olah seperti orang tidak bekerja.

1) Temen Cewek Penulis Content
Saya punya teman cewek dia Penulis Content, tapi dia nggak ikut brand dan nggak punya brand atau tim. Intinya, profesi dia adalah lebih ke Penulis atau bukan bisnis, kalau saya menyebutnya.
Saya mengamati perkataannya, setiap kali ditanya orang tentang kerja apa?
Dia selalu menjawab Ibu Rumah Tangga.
Padahal, temen saya itu adalah seorang Penulis. 
Kenapa sih tidak mau mengakui profesi kamu sebagai Penulis Content? Padahal, kamu juga ingin sukses dan dihargai. Kamu  juga ingin dinilai sebagai wanita karir. Tapi, kamunya tidak menghargai profesi yang telah Alloh anugerah kan. 

2) Temen Cowok Usaha Bunga Online
Saya pernah lihat di linimasa FB dia, pas ditanya temen atau saudaranya. Kerja apa sekarang? Dia malah jawab, Pengangguran.
Padahal, dia punya usaha bunga. Bahkan,  pernah saya cek emailnya dan tertulis alamat pasword yang bahasanya menunjukkan dia ingin sukses.
Gimana kamu bisa sukses dan maju sesuai yang kamu impikan. Kalau kamunya, nggak mencerminkan diri sebagai seorang yang sedang berproses. Kamu ingin dihargai orang lain, tapi kamu tidak menghargai pekerjaan mu. 

3) Temen Cowok Blogger
Suatu ketika dia cerita ke saya, kalau setiap ditanya cewek yang ingin didekatinya tentang pekerjaan, dia selalu jawab pengangguran.
Lalu saya tanya, loh kamu itu kan punya profesi jadi Blogger kok bohong ke dia?
Temenku jawab, apakah orang percaya bahwa Blogger itu pekerjaan? Kebiasaannya orang dianggap kerja kalau di kantor atau lembaga.
Saya pun ceramah panjang lebar ke dia yang intinya. Bagaimana Indonesia maju, kalau mengikuti menset yang salah dan perspektif menyesatkan. Seharusnya, kamu buktikan dong ke orang dengan gentle. Pekerjaan itu tidak terbatas ruang dan waktu, tapi yang penting hasil karya.

HIKMAH,,,
Sebenarnya, generasi millenial kita itu berbakat, kreatif dan cerdas skill nya lho.
Tapi, apa yang membuat lambat kemajuan?
Kebanyakan masyarakat dan budaya yang membuat pembatasan ruang dan waktu. Masyarakat yang suka bullying tapi tidak ngaca diri. Lalu, terpenting lagi generasi muda yang sebenarnya dia bekerja dan punya profesi tapi tidak mau menghargai profesinya. 

Pengen dihargai, sukses dan dihormati. Maka, hargai dulu profesi kamu! Milikilah self esteem yang tepat serta penuh kesadaran diri. Percaya dirilah menjawab dan mempublikasikan apapun profesi kamu. Berproses lah dengan penuh perjuangan, humanisme dan ikhlas karena Tuhan.


DUKUNG SITUS INI YA PEMIRSA, SUPAYA KAMI SEMANGAT UPLOAD CONTENT DAN BERBAGI ILMU SERTA MANFAAT.

DONASI DAPAT MELALUI BERIKUT INI =

0177-01-042715-50-9

EKA APRILIA.... BRI...

0895367203860

EKA APRILIA, OVO


2 comments:

  1. Kesenangan menjadi hobi, hobi menjadikannya expert, expert menjadi peluang dan pekerjaan.
    Saya blogger dan udah ada adsensenya loh padahal cuma hobi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap Gan🤩👍🤝

      Karena, sesuatu yang dijalankan dengan passion dan kesadaran penuh akan tujuannya maka dapat menjadikan suatu makna dan prestasi.

      Delete